Assalamualaikum,
Hari ini aniversary pakai jilbab ke...(keberapa ya lupa hehehe). Alhamdulillah. InsyaAllah menuju yang lebih baik walaupun Sha yang masih dengan kekurangan disana sini.
Di jalan Biru Laut, Kelapa Gading, studio gambar kami dulu berada, sebelum pindah ke daerah Salemba yang teringat adalah 3 orang anak yang berbeda keyakinan tapi alhamdulillah saling bersahabat, Aku, Mr.Kev, Mr.Lee, kami kebetulan kompakan karena keseringan mengambil mata kuliah yang sama. Pengalaman lama tapi masih ingat banget waktu itu libur tapi kami masih harus ke studio untuk ambil fotocopy-an, mereka berdua iseng nahan aku gak pulang duluan karena ternyata mereka pengen bertanya, jadi fotocopy-an aku ma mereka ditaruh diatas gerbang yang tinggi banget, huhuhu sebel, huhuhu aku kan gak sampe buat ngambilnya, dasar iseng waee euy¡Ä:D. Kami ngobrol didekat gerbang dibawah pohon sambil ngadem persis orang yang sedang piknik. Ngobrol-ngobrol panjang kok nyambung-nyambungnya ke masalah akidah. Kira-kira percakapannya seperti ini:
Mr. Kev: Sha, sejak kapan en kenapa lo berjilbab? Ijur engga, Put juga engga, kenapa lo iya?? (aku kaget, lalu cuma senyum aja). Eh kok malah senyum aja, gw tuh gak tau makanya nanya..:)
Sebenarnya aku tidak keberatan untuk menjelaskannya, tapi dijawab dengan sedetailnya juga mereka takut kurang memahami karena faktor dasar keyakinan kita yang berbeda, jadi aku jawab secara logis aja. Aku menghormati agama mereka dan pembahasan seperti ini pasti akan terasa sangat sensitif. Mr. Lee yang beragama A, sedangkan Mr.Kev yang walaupun beragama A tapi ternyata pas ditanya mengenai Tuhan ternyata ia tidak percaya Tuhan.
Sha: Yaa¡Ä itu perintah wajib bagi wanita muslim, harus menutup auratnya, ada perintahnya di Al Quran kitab kami, sama seperti kalian yang melaksanakan perintah-nya di kitab kalian. Memang ada yang aneh?
Mr. Lee: tapi menurut gw aneh, kan jadi bikin orang mengira kalau pakai jilbab itu karena malu kalau di badannya ada yang kurang indah seperti cacat, penyakit, dll. Gak takut disangka seperti itu??
Sha: Hehehe kenapa mesti takut Lee, Lee mengukur tolak ukur manusia dari segi kekurangan. Padahal dibalik kekurangan(kalaupun ada) suatu manusia itu ada usaha untuk menutupi kekurangannya, seengga-engganya gw selalu ingin melihat dari segi positifnya apa lo gak begitu?
Mr. Lee(terdiam): Iya juga ya, gw berfikir juga begitu.
Mr. Kev: Trus bagaimana mendapatkan pria-nya? Terus terang kalau gw sebagai cwo gak mau rugi kalau mendapatkan wanita, kudu cantik dong pastinya, nah lantas kalau ditutupi gimana kita bisa tau?
Sha (dalam hati aku ngerasa agak-agak mampus mode on, Allah help me¡Ä.): Kayaknya kalian justru yang lebih tahu deh hehe.. Ya pastinya ada satu kesempatan yang bisa diketahui tanpa menyinggung perasaan wanita tersebut. Gw ngerti pasti tiap cwo pasti gak mau rugi dalam mendapatkan wanita-nya. Tapi jika kalian (para pria) suka sama seorang wanita, apakah kalian rela (jika sedang jalan) para lelaki lain melihat pasangan kalian hanya karena dia berpakaian yang mengundang. Itu sama saja merugikan kalian kan. Lee, rela? Kev, rela?
Mr. Lee: Tentu aja engga rela, siapa sih yang rela lihat pasangannya dilihat yang lain dari ujung kaki sampai ujung kepala, jelas gw gak rela, gw kan pastinya sayang ma dia.
Mr. Kev: Yup, setujuuu¡Ä
Sha: Jadi kalian menerima gw sebagai Sha teman kalian apa adanya kan, gw kan gak bisa buka-bukaan hehehe..(becanda)
Mr. Kev: Sha, lo tetep Ksa gw hehehe¡Ä:D (weits sejak kapan aku punya adek cwo:D)
Mr. Lee: Lo juga tetep adik kecil gw hehehe¡Ä:D (weits sejak kapan aku punya kakak cwo:D)
Sha: Makasih¡Ä:) Gw masih pecicilan, kalian jangan segan-segan ya buat ngingetin gw.
Mr. Kev & Mr. Lee: So pastiiii..
Mr. Kev: Mungkin gw akan tahu Tuhan itu sebenarnya seperti apa, karena gw gak tau¡Ä
Mr. Lee: Makanya lo ibadah Kev, males aja sih¡Ä
Sha (aku senyum): Lakum dinnukum waliyaddiiin¡Ä
Mr. Kev & Mr. Lee: Apaan artinya Sha, gw tau-nya Al-Fatihah doank waktu SD suka nimbrung hehehe¡Ä:D
Sha: Artinya untukmu agamamu dan untukku agamaku...
Mr. Kev: Iya, uda sore Sha, ayuk pulang Sha (sambil mengulurkan tabung gambarku dan fotocopy-anku yang tadi ditahan sambil cengar-cengir aja)
Sha: Kenapa ya kalau gw mo pulang pasti deh kalian selalu ngumpetin barang-barang gw, tabung-lah, file-lah, tas-lah, iseng aja...:P
Mr. Kev & Mr. Lee: Oooo.. biar ga cepet balik..Haaahahahahaha¡Ä:D
Kami jalan di jembatan melihat sungai dibawahnya, seperti mengaca apa yang ada didalam diri kita masing-masing. Ada wajah kami bertiga, lalu langsung tertawa terbahak-bahak, norak mirip sinetron. S/d sekarang aku masih ingat sore itu, ingat dibawah pohon itu, ingat diskusi itu. Betapa Hidayah ternyata sangat mahal harganya.
Kembali ke masa sekarang,
Mr. Lee: Sha, bener kata lo, kata B gw(pemuka agama A) juga seperti yang lo pernah bilang, wanita mesti menutup. Menutup apa Sha namanya?(ternyata dia Tanya ke pemuka agamanya)
Sha: Aurat, sependapat ya kalau begitu...
Diwaktu yang lain ada sms masuk ke hp aku,
Mr. Kev: Sha, Tuhan itu baik ya. Ketika dia memberi cobaan itu tandanya kita mau naik kelas, ya kan Sha?
Sha: Iya¡Ä(diam sampai tidak terasa butiran-butiran bening dari mataku tiba-tiba keluar, dia sudah menemukan Tuhan-nya, tapi bukan Allah)
Aku masih belum mengerti hikmah yang terkandung diatas sampai aku bisa inget banget hanya mungkin seperti itu juga perasaan Nabi SAW ketika pamannya belum mengucapkan syahadat akan tetapi telah berpulang. Betapa Hidayah itu hanya milik Allah SWT. Alhamdulillah kami masih saling bersahabat s/d sekarang, Aku, Mr. Kev, dan Mr.Lee. Persahabatan yang berbeda keyakinan.
@qie: amin
@reza: salam kenal juga:)