Assalamualaikum,
Lagi musim bola euro, dan ke kantor smuanya pada kesiangan:D ngantuk-ngantuk mata tinggal 5watt aja. Aku juga kesiangan sih, tapi kesiangannya karena pagi gak dapet bis biasanya hehehe:D (oh itu laen ya:D).
Di kantor sedang musim sakit, terutama demam berdarah, jadi rajin ada penyemprotan demam berdarah. Dalam bulan ini aja uda ada 2 kali penyemprotan. Ada teman yang kena demam berdarah juga. Smoga cepaat sembuhhhh:) Alhamdulillah Sha masih diberikan kesehatan yang lebih walaupun pulang malam n suka begadang. Mulai olahraga lagi kalau minggu pagi, walaupun sepedaku sudah mulai renta dimakan usia(apaa cobaaa) akhirnya aku cari alternatif olahraga yang murah meriah, apa lagi kalau bukan lari:D jadi sudah sebulan ini minggu pagi Chayooooo ke Senayannnn (mo lari ato moooo?Hehehe makan maksudnya:D)
Back lagi ke demam berdarah, mungkin pak penyemprotnya salah nyemprotnya yah hehehe. Soalnya pas aku lihat pak penyemprotnya menyemprot nyamuknya pagi banget(belum ada jam 11, dan udara masih bersih) padahal nyamuk aedes agypt keluarnya sekitar jam 11-an setahu aku. Jadi ketika disemprot ya kecoak yang mati kayaknya hehehe:D
Virus demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypt yang menggigit penderita demam berdarah. Nyamuk Aedes Aegypt bercirikan memiliki garis belang hitam-putih pada tubuhnya dan menggigit pada siang hari. Satu nyamuk dapat menjangkiti beberapa orang dalam waktu singkat. Dan kita dapat terjangkit demam berdarah lebih dari 1 kali.
Gejala-gejala Demam Berdarah:
Demam tinggi yang biasanya berlangsung 3-7 hari
Sakit kepala yang parah, khususnya dirasakan di daerah belakang mata, pilek dan flu
Radang pada persendian (punggung, pergelangan kaki, lutut,siku, dll.)
Hilang nafsu makan, mual, muntah, dan diare
Timbul bintik-bintik merah, khususnya di dada dan lengan
Letih
Pada beberapa kasus parah, hingga menyebabkan pendarahan pada mulut dan hidung
Cara-cara mencegah demam berdarah:
Lingkungan
Metode lingkungan untuk mengendalikan nyamuk tersebut antara lain dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah. Sebagai contoh: Menguras bak mandi/penampungan air- sekurang-kurangnya sekali seminggu. Mengganti/menguras vas bunga dan tempat- minum burung seminggu sekali. Menutup dengan rapat tempat penampungan air. Mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah, dan lain sebagainya.
Biologis
Pengendalian biologis antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri.
Kimiawi
Cara pengendalian ini antara lain dengan: Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion), berguna untuk mengurangi kemungkinan penularan sampai batas waktu tertentu. Memberikan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.
Cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD adalah dengan mengkombinasikan cara-cara di atas, yang disebut dengan 3M Plus, yaitu menutup, menguras, menimbun. Selain itu juga melakukan beberapa plus seperti memelihara ikan pemakan jentik, menabur larvasida, menggunakan kelambu pada waktu tidur, memasang kasa, menyemprot dengan insektisida, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik berkala, dll sesuai dengan kondisi setempat.
Pengobatan penderita Demam Berdarah adalah dengan cara:
Penggantian cairan tubuh.
Penderita diberi minum sebanyak 1,5 liter-2 liter dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
Garam elektrolit (oralit), kalau perlu 1 sendok makan setiap 3-5 menit.
Sumber: Depkes.go.id
@artja: yupz jd hrs lebih mjaga kesehatan
@ridu: yupz sakit itu mahal n gak enak so pastinya ya rid hehehe