Anda disini : TOP >> diary >> ikhlas
ikhlas

Assalamualaikum,

Beberapa hari yang lalu kira-kira sewaktu kami sedang asik kerja dikantor seseorang, (sebut saja Pak Re) menghampiri kami. Asistennya membagi-bagikan kami kertas, -Minta tolong dong, menurut kalian apa yang paling susah dilakuin, taubat? Sabar? Atau ikhlas? Please yah satu aja gak usah pake alasan juga gak papa- Aku lalu cepat menuliskan satu, -ikhlas-. Sempet juga mikir buat apa sih nanya-nanya hehehehe:D Oooooo.. ternyata pas kita ngobrol-ngobrol ternyata beliau mau buat blog, blognya ceritanya mo mengetengahkan dunia Islam karena beliau sendiri sedang belajar Islam (beliau adalah seorang mualaf). Beliau sedang bingung mo pake judul apa dan tema apa jadi ditanyain ke kita. Kata Pak Re, blognya buat iseng-iseng, serius, tapi sekalian buat belajar juga.

Yup Pak Re ternyata serius juga dalam membuat blognya, lucu karena beliau sampai shooting-in ustadnya, pak ustadnya diudak-udak disuruh buat inovasi ceramah biar menarik (request-nya Pak Re), Pak Re juga beli juga buku-buku yang banyak untuk mempersiapkan artikelnya yang mo di posting nanti. Kebetulan juga dalam rangka mo menjelang bulan Ramadhan, belajar puasa ditahun keduanya ini.

Pagi tadi beliau request, -ayoo pada kirim artikelnya donk, gpp kalian smua pada bikin, hayo Sari (aku cengengesan)- sambil kasih tahu blognya udah jadi, tapi masih agak kosong. Wah boleh juga semangatnya Pak Re yah:D Aku lalu diberitahu url-nya. Ketika kubuka judulnya PINTU IKHLAS. Ternyata teman-temanku juga sependapat denganku bahwa ikhlas adalah suatu hal yang paling sulit dilakukan, karena berdasarkan polling, –ikhlas- terbanyak.

Eniwei iya sih, orang yang mengaku ikhlas biasanyapun berperang dengan batinnya sendiri apakah dia ikhlas, karena ikhlas bagaimanapun tidak bisa diucapkan, ia(ikhlas) itu rahasia. Ikhlas tidak merasa telah berbuat ikhlas. Karena kalau masih menyaksikan keikhlasan dalam ikhlasnya, maka keikhlasannya masih membutuhkan keikhlasan lagi. Yup bisa jadi sesuatu yang paling berat bagi diri sendiri yaitu ikhlas, sebab dengan ikhlas, diri tidak berharap mendapatkan bagian dari apa yang dikerjakan sama sekali.

Jadi inget lagu yang liriknya begini,

Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau sujud kepadaNya??

 

-Sha yang lagi belajar ikhlas-

Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/203_1068_2008_07

Komentar
Re: ikhlas
Oleh antown ( 26 Juli 2008 01:40:03 )
sadar nggak sha, hampir tiap kali postinganmu kata awalnya sering menunjukkan katerangan waktu. Misalnya: kemarin...., hari ini...., tadi pagi..., dst
Ayo sha semangat lagi. Buat yang lebih kreatif lagi. Hidup Sha!!
Re: ikhlas
Oleh Fiz ( 27 Juli 2008 21:33:00 )
Boleh tau URL Pak Re kan???? Semoga ikhlas memberi tau... :D
Untuk Antown
Oleh Anonymus ( 27 Juli 2008 21:45:56 )
Kenapa masih ada blogger yg suka komen ngawur kaya Antown ya? Coba introspeksi diri dong! Dari sekian banyak komenmu di blog orang lain:
- mana yang tidak berbau spam?
- sering gak ada korelasi dengan isi (bukan berarti gak pernah sih)
- cenderung bersifat mengatur
- terlalu bagus dengan uraian yg bertele-tele
So, semoga lekas mawas diri....
Re: ikhlas
Oleh antown ( 28 Juli 2008 04:27:50 )
@anonymous: yoi, makasih atas masukannya. Sering jadi pengamat saya kayaknya.

Kenapa harus anonim kalo emang punya link? ayo dunk pasang namanya. Saya sangat terbiasa kok dikritik, apalagi dapat masukan kayak gini. Senang rasanya...

Sebagai catatan barangkali ya, saya sama sha ada banyak kemiripan, hobi, bidang kerjaan, dll. Jadi saya ngerasa fine-fine aja. Karena hidup saling mengingatkan itu indah, begitu juga ngeblog dan beberapa hal teknis lainnya. Bukan begitu Sha? kalo salah mohon dikoreksi...
Re: ikhlas
Oleh sha ( 28 Juli 2008 15:11:39 )
Assalamualaikum,

@antown & anonymous: yg punya rmh dtg nih, jgn ribut lg ya, terimakasih:)

@fiz: aku ksi tahu tp aku bkn bmksd promosi ya fiz, alamatnya pintu-ikhlas.blogspot.com smoga ikhlas mbaca:D
Tulis Komentar Anda disini

Judul

Nama Anda

Website




Masukkan kode verifikasi